• Kamis, 8 Desember 2022

Pray For Kanjuruhan, Tak Seharusnya Sepak Bola Seharga Nyawa

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:59 WIB
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang . (Tangkapan layar)
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang . (Tangkapan layar)

JAKNET --- Kerusuhan suporter pecah di Stadion Kanjuruhan Malang seusai laga derby yang mempertemukan Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Akibat peristiwa ini dilaporkan setidaknya 127 orang meninggal dunia, termasuk dua anggota polisi.

Banyak netizen di Twitter yang prihatin dengan tragedi ini dan tak sedikit pula yang mengucapkan belasungkawa.

Tagar #PrayForKanjuruhan pun menggema di Twitter dengan hampir 13 ribu cuitan.

“PrayForKanjuruhan, Tak Ada Sepak Bola yang Seharga Nyawa Manusia,” tulis seorang Netizen

“Tidak pernah ada sepakbola yang nilainya sebanding dengan sebuah nyawa tak berdosa..!!!!,” tulis pengguna Twitter.

Baca Juga: Breaking News: Liga 1 Disetop Sementara Pasca Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang 

“Jika sepakbola lebih mahal dari pada nyawa, maka kami lebih memilih hidup tanpa sepakbola,” tulis netizen lainnya.

Menurut Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta akibat kerusuhan tersebut 127 orang meninggal dan 2 di antaranya anggota Polri.

"Dilaporkan 127 orang meninggal 2 di antaranya anggota Polri," ujar Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta kepada wartawan, Minggu, 2 Oktober 2022, seperti dikutip dari laman Polda Metro Jaya.

Halaman:

Editor: Nurcholis Anhari Lubis

Tags

Terkini

Komisi I Setujui Laksamana Yudo Sebagai Panglima TNI

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:31 WIB
X