Resmi Ditunjuk Jokowi Jadi Calon Panglima TNI, Laksamana Yudo Segera Ikuti 'Fit and Proper Test'

- Senin, 28 November 2022 | 20:03 WIB
Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono  segera ikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test sebagai Panglima TNI. (Foto: Dispenal)
Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono segera ikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test sebagai Panglima TNI. (Foto: Dispenal)

JAKNET -- Presiden Jokowi sudah mempersiapkan nama untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Kabar yang beredar bahwa hanya ada satu nama yang diusulkan Presiden Jokowi ke DPR RI yakni Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono.

Jenderal Andika akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022 mendatang. Pengamat militer dan pertahanan Indonesia Defence Strategy Forum (IDFS) Septiawan mengatakan, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono sudah diusulkan Presiden Jokowi untuk mengikuti fit and proper test di DPR.

Menurutnya kesejahteraan prajurit merupakan kunci pembentukan postur TNI AL yang professional dalam melaksanakan tugas pokok TNI AL dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbekal apa yang sudah dicapai Yudo di TNI AL, diharapkan bisa diadaptasikan saat bertugas nanti menjadi Panglima TNI.

Baca Juga: Ditetapkan Naik 5,6 Persen, UMP DKI Tahun 2023 Jadi Rp 4,9 Juta

“Sosok Laksamana TNI Yudo Margono telah berhasil meningkatkan kesejahteraan Prajurit TNI AL selama masa kepemimpinannya sehingga dapat memberikan efek yang begitu fantastis dalam pembangunan SDM prajurit TNI AL yang berkualitas,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin, 28 November 2022.

Lebih jauh pria lulusan Universitas Pertahanan (Unhan) ini mengatakan dengan prestasi pembangunan lebih dari ratusan infrastruktur utama dan penunjang TNI AL di masa kepemimpinannya, Yudo bisa dikatakan menyandang sebagai “Bapak Infrastruktur TNI AL”.

“Tidak salah kalau kita menyematkan titel Bapak Infrastruktur TNI AL. Beliau dengan jeli mengidentifikasi pondasi utama pembangunan kekuatan TNI AL ada di Infrastruktur dan dengan cepat menerjemahkan dalam roadmap sejak bertugas pada bulan Mei 2020,” ujarnya.

Baca Juga: Piala Dunia 2022: Jepang-Belgia Tumbang, Spanyol dan Jerman Sama Kuat

Septiawan menegaskan, Yudo juga berhasil membawa perubahan birokrasi di TNI AL dengan terwujudnya right sizing organisasi. Generasi muda TNI AL dapat menatap bangga masa depan TNI AL.

Halaman:

Editor: Nurcholis Anhari Lubis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X